Universitas Riau Kepulauan Penelitian UPAYA GURU PEMBIMBING UNTUK MENCEGAH PERILAKU SISWA MENYIMPANG

UPAYA GURU PEMBIMBING UNTUK MENCEGAH PERILAKU SISWA MENYIMPANG


sri

 SRI WAHYUNI ADININGTIYAS

Dosen Prodi Bimbingan Konseling FKIP Universitas Riau Kepulauan Batam

 

ABSTRACT

Counselor play a role in preventing aberrant student behavior in school. Conditions such as students who never called for deviant behavior, re-called by often doing the same behavior. Based on the above conditions, suspected the existence of other things that cause a change in the behavior of the students have not ever handled by Counselor. This is likely due to aberrant student behavior prevention efforts conducted by counselor is not optimal. This article reveals that efforts to prevent the Supervising Teacher aberrant student behavior is still lacking as Teacher Advisors is focused on efforts to control deviant behavior. Supervising teachers need to plan and implement service-related BK preventing aberrant student behavior.

Kata kunci : Perilaku Menyimpang Siswa, Guru Pembimbing

PENDAHULUAN

Akhir-akhir ini di sekolah sering ditemui siswa yang cabut, melanggar peraturan, tidak menghormati guru dan melakukan penyimpangan perilaku lainnya di sekolah. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, berfungsi dan bertujuan sebagaimana yang terdapat dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3. Berdasarkan undang-undang dapat disimpulkan bahwa upaya pengembangan individu dapat melalui sekolah sebagai lembaga pendidikan formal. Sekolah akan memberikan pelayanan untuk menumbuhkembangkan potensi yang dimiliki para peserta didik.

Bentuk-bentuk penyimpangan yang dilakukan siswa di antaranya: melanggar peraturan sekolah, tidak disiplin, keluar masuk kelas ketika guru sedang menerangkan pelajaran, cabut pada jam pelajaran, meribut dalam kelas, mencontek dan tidak mengerjakan tugas. Siswa yang pernah dipanggil karena melanggar peraturan sekolah, kembali dipanggil dengan kesalahan yang sama.

Guru Pembimbing tidak punya rencana khusus untuk mencegah terjadinya perilaku siswa yang menyimpang di sekolah. Guru Pembimbing melakukan upaya pengentasan perilaku siswa yang menyimpang jika telah ditemuinya penyimpangan di sekolah.

Related Post

KEDUDUKAN REKONSTRUKSI DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA (STUDI PENANGANAN KASUS PERDANA PERKARA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGRI PADANG)KEDUDUKAN REKONSTRUKSI DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA (STUDI PENANGANAN KASUS PERDANA PERKARA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGRI PADANG)

Rustam Efendi Dosen Tetap Prodi Ilmu Hukum  Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan   1.       Pendahuluan Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum, oleh karena itu sudah sepantasnya selalu menjunjung tinggi