KERJASAMA PEMKAB KLUNGKUNG-BALI DAN UNRIKA DALAM PENGEMBANGAN DAN PENGAMALAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI


IMG_1351Tantangan dalam pengelolaan perguruan tinggi pada era sekarang ini, terus ditingkatkan sejalan dengan tantangan yang semakin berat. Saat ini, perguruan tinggi dituntut terus mengembangkan dan peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari penelitian, pengajaran dan pengabdian masyarakat. Peningkatan tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki mutu dan kualitas perguruan tinggi dalam mencetak alumni sehingga akreditas perguruan tinggi di Indonesia bisa bersaing dengan negara lain.

Sebagai bentuk peningkatan akreditas universitas, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Ade P. Nasution, SE, M.Si, didampingi Wakil Dekan Fisipol dan Wakil Dekan II Fakultas Hukum melakukan penandatangan Memorandum of understanding (MoU) dan Memorandum of Aggrement (MoA) antara Universitas Riau Kepulauan dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung, Propinsi Bali. Rabu (4/November/2015).

Penandatangan MoU dan MoA ini, juga bertujuan untuk meningkatan kerjasama antara Pemkab Klungkung dan Unrika dalam pengembangan dan pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada acara tersebut, naskah MoU dan MoA ditandatangani oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, S.Pd, MM sebagai perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Wakil Rektor I sebagai perwakilan dari Unrika. Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan rapat pembahasan draft MoU dan MoA yang dipimpin oleh Assisten I Pemkab Klungkung, Wayan Tika, SH.

IMG_1334Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ade P Nasution saat ditemui tim Tabloid Think,beliau mengatakan bahwa: “ Rangkaian dari agenda penandatangan MoU dan MoA ini, diawali dengan pembahasan draft naskah mulai dari Jam 09.00-11.00 WITA, dan kemudian dilanjutkan dengan penandatangan naskah tersebut pada siang harinya.

”Dipilihnya Kabupaten Klungkung untuk mitra dari Unrika tidak terlepas dari potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Klungkung yaitu salah satu kabupaten yang memiliki wilayah administrasi 70%nya adalah daerah pulau. Potensi tersebut memiliki kesamaan dengan Batam, yang hampir mayoritas wilayahnya daerah kepulauan. “Kabupaten Klungkung merupakan kabupaten terkecil di Propinsi Bali yang memiliki keunggulan bahwa wilayahnya lebih besar pulaunya daripada daratannya. Selain itu, berdasarkan sejarah era kerajaan, Kabupaten Klungkung merupakan Kerajaan tertua di Bali.” Ujar Ade P. Nasution.

Harapan dari MoU dan MoA ini, supaya terjalin hubungan antara Pemkab Klungkung dengan Unrika dapat saling meningkatkan hubungannya dalam bidang pengembangan SDM, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam naskah perjanjian ini, disebutkan bahwa semua fakultas yang akan melakukan kegiatan di Kabupaten Klungkung sudah memiliki payung hukum yang kuat.

Tindak lanjut dari MoU dan MoA ini, dalam waktu dekat yaitu agenda Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang akan melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada bulan November. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Wakil Dekan Fisipol, “Sebagai tindak lanjut dari MoU dan MoA yang dilakukan oleh Unrika dengan Pemkab Klungkung, maka agenda KKL yang direncanakan di Jogja, dialihkan di Klungkung. Karena agar MoU dan MoA tersebut tidak hanya sebatas perjanjian diatas kertas saja, melainkan ada aplikasinya.” tambahnya.

Selain pendatangan MoU dan MoA ini, rombongan dari Unrika juga melakukan kunjungan ke workshop pembuatan pie susu yang merupakan makanan khas Bali. Kunjungan tersebut dilakukan di Dewata Pusat Oleh-Oleh Khas Bali, yang berada di Denpasar. Rombongan langsung diterima oleh Manager Dewata, Rahman Ismail. Kunjungan ini bermaksud untuk mensurvey kegiatan usaha yang bisa dijadikan tujuan lokasi magang ataupun kuliah kerja lapangan oleh fakultas ekonomi dan/atau untuk praktek mata kuliah kewirausahaan.

Related Post