KKN WUJUD PENGABDIAN MASYARAKAT

SAGULUNG (HK) — Teori yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah belumlah lengkap jika tidak dipraktikkan di masyarakat. Melalui kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa mewujudkan pengabdian di masyarakat.
Ratusan mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (Unrika) mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Sagulung Batam. Kegiatan KKN dilepas langsung oleh Ketua LPPM Unrika, Lina Lestari, Sabtu pagi (2/11).

Menurut Lina, kegiatan KKN ini adalah wujud nyata keterlibatan akademisi di masyarakat dalam bentuk pengabdian.

“Mahasiswa tidak saja bertugas sebagai mahasiswa di kampus, belajar dan mengerjakan tugas dari dosen mereka, melainkan harus mempraktekkan ilmu yang mereka dapatkan langsung kepada masyarakat, nah KKN inilah salah satu wujud nyatanya, ” jelas dosen Fisipol Unrika ini.

Dalam kesempatan tersebut Unrika menurunkan mahasiswa jurusan Hukum, Fisipol dan Ekonomi yang terbagi dalam 29 grup. Masing-masing grup terdisi dari gabungan jurusan mahasiswa.

Menurut Lina, penggabungan mahasiswa ini bertujuan agar seluruh aspek keilmuan yang ada di Unrika dapat
dipraktekkan langsung di masyarakat. Sehingga dapat dilihat kemampuan mahasiswa dalam menyerap ilmu yang diberikan di perguruan tinggi.

“Kajian yang akan dipaparkan pada masyarakat tidak saja dalam satu bidang ilmu, dalam KKN ini grup mahasiswa yang tergabung dari sejumlah jurusan harus mampu mempraktekan ilmu yang diterima kepada masyarakat,”jelasnya lagi.

Pelakasanaan KKN yang akan berlangsung selama 3 bulan dilaksanakan di Kecamatan sagulung yang tersebar dari 6 kelurahan.

Hasan selaku Lurah Sei Langkai Kecamatan Sagulung sangat mendukung kegiatan KKN ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat dibutuhkan masyarakat Sagulung.

Masyarakat Sagulung khususnya RW 18 terdiri dari masyarakat pedagang dan buruh. Ia menyarankan mahasiswa melaksanakan pelatihan seperti pemahaman politik guna memberikan pencerdasan kepada masyarakat menjelang persiapan pemilu mendatang. Tentunya hal ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Pemilu sebentar lagi, alangkah baiknya apabila kita berikan pemahaman masyarakt tentang bagaimana melaksanakan pemilu sebagaimana mestinya. Berikan pencerdasan agar masyarakat independen dalam memilih, tidak tergoda dengan bujukan salah satu parpol,” tegasnya.

Dengan pelaksanaan KKN ini pihak kelurahan yang memiliki 141 RT berharap agar mahasiswa benar-benar mampu memanfaatkan momentum KKN ini sebagai sebuah praktek dari teori yang sudah diperoleh di bangku kuliah.*** Dewi Anggrayni

Related Post